Dengan Adanya Sistem Pembelajaran Online, Apakah Sekolah Masih Diperlukan?

Dengan Adanya Sistem Pembelajaran Online, Apakah Sekolah Masih Diperlukan? Image

Jawaban.Online | Dengan terciptanya gaya hidup baru saat pandemi Covid 19, sistem pembelajaran pun berubah. Dengan adanya sistem pembelajaran online yang dapat dilakukan sendiri dengan modal internet dan hp atau laptop, apakah sekolah masih dibutuhkan? Yuk kita simak bersama kami disini!

Apa itu Sekolah?

Sekolah

Para siswa pergi ke sekolah untuk melakukan kegiatan belajar

Nah mari bahas terlebih dahulu apa itu Sekolah, agar konteks nya tidak meleset kemana-mana.

Sekolah yang kami maksud disini adalah sebuah kegiatan rutin yang dilakukan oleh setiap orang yang terlibat atau mengikuti kegiatan belajar mengajar di sebuah tempat.

Jadi sekolah disini bukan tempat ya atau gedung ya, yang kami maksud adalah bentuk kegiatan belajar mengajarnya.

Lalu, bagaimana dengan jawaban pertanyaan dari judul artikel ini, tentang "Dengan Adanya Sistem Pembelajaran Online, Apakah Sekolah Masih Diperlukan?" ? Mari kita simak.


Apakah Sekolah Masih Diperlukan?

Tentunya jika kita menganggap sekolah adalah sebuah kegiatan belajar mengajar setiap orang. Maka jawabannya adalah "Sekolah Masih Diperlukan!", malah wajib! Kenapa?

Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk hidup yang memiliki keingintahuan yang tinggi, dan ingin selalu menjadi lebih baik lagi, serta manusia juga memiliki keinginan berbagi untuk sesama.

Oleh karena itu, dengan sekolah hal tersebut akan terwujud. Setiap orang akan dapat menjadi lebih baik lagi dengan belajar dan berbagi sesuatu.

Contohnya, ketika kita belum bisa menguasai atau mengetahui suatu materi, dengan belajar kita akhirnya dapat menguasai dan mengetahui materi tersebut.

Begitu juga dengan mengajar, dengan berbagi sesuatu kepada orang lain, tentunya para pengajar akan mendapatkan sebuah kepuasan diri dengan melakukan yang terbaik untuk orang lain dan juga dirinya.

 

Kegiatan belajar dan mengajar

Kegiatan belajar dan mengajar

Karena dengan melakukan yang terbaik dengan mengajarkan apa yang sudah dikuasai atau diketahui kepada orang lain, kita dapat mengetahui apakah yang kita kuasai dan ketahui tersebut sudah yang terbaik atau belum.

Nah agak membingungkan ya kalimatnya? Ok tenang hehe, maksudnya adalah ketika seseorang membagikan informasi, tentunya penerima akan mengolah informasi tersebut menjadi sesuatu yang dapat dipertimbangkan apakah informasi tersebut benar dan sesuai dengan konteks yang disampaikan atau tidak.

Tentunya disini penerima informasi atau orang yang sedang belajar, perlu berpikir kritis. Karena pengajar juga belum tentu menguasai dan mengetahui segala sesuatu dari materi yang disampaikan.

Wah lalu bagaimana bisa seseorang mengajarkan sesuatu yang tidak dikuasai dan diketahuinya kepada orang lain, bukannya itu berbahaya dan tidak berguna?

Jawabannya adalah belum tentu. Kembali kepada diri pengajar itu sendiri dan orang yang belajar.

Karena apabila orang yang mengajar tidak selalu memperbaharui dirinya dengan belajar sesuatu yang baru, dan puas dengan apa yang dimilikinya saat ini, tentunya orang tersebut bisa disebut tidak update.

Layaknya aplikasi handphone di android atau ios, jika ada update baru dan kita tidak meng-update nya, tentunya akan ketinggalan jaman bukan?

Jika aplikasi tersebut sudah lama tidak di update, tentunya ada banyak hal yang belum diperbaharui bukan? Karena pada dasarnya dengan berjalannya waktu, sesuatu pasti akan perlu pembaharuan untuk dapat menyesuaikan apa yang baru.

Hal ini kembali mengingatkan kita bahwa, setiap orang perlu juga berpikir kritis. Ibaratnya kita yang sedang belajar memiliki inisiatif untuk cek versi aplikasi sebelum mendownload aplikasi tersebut, kapan update terakhirnya dari aplikasi tersebut.

Karena jika kita tidak cek versi aplikasinya terlebih dahulu, dampaknya terhadap orang yang mendownload aplikasi juga buruk, karena mendownload aplikasi yang sudah ketinggalan.

Untuk anak yang masih kecil, jika dalam proses pembelajaran belum dapat berpikir kritis, tentunya peran orang tua akan sangat bermanfaat untuk mengajar.

So, kamu yang sudah menjadi orang tua, yuk mari kita ajarkan anak kita sesuatu yang baik, berguna, dan terupdate hehe.

Terupdate disini bisa juga sesuatu yang tidak terikat dengan ajaran tradisional, karena setiap anak pasti akan berbeda cara mendidiknya. Tidak bisa disamakan dengan semua orang, termasuk diri kita yang pernah di didik oleh orang tua kita.


Perbandingan Sistem Pembelajaran Online dan Tradisional Sekolah

Perwujudan sekolah saat Pandemi Covid 19 telah berubah, saat ini tempat yang digunakan bukanlah lagi tempat yang berupa gedung untuk bertemu, melainkan tempat di dimensi digital yang dapat diakses menggunakan internet dan media berupa laptop atau handphone.

Hal ini memilki pro dan kontra untuk saat ini, namun kami percaya bahwa masa depan adalah yang lebih baik. Karena tentunya segala sesuatu di dunia ini akan indah dengan menjadi lebih baik, dan dengan sistem pembelajaran online, siapa saja dapat dengan lebih mudah belajar sesuatu.

Tentunya jika di bandingkan dengan sistem pembelajaran tradisional sekolah pada sebelum pandemi.

Proses pembiasaan diri akan membutuhkan waktu hingga akhirnya menjadi gaya hidup.

Berikut adalah tabel perbandingan antara sistem pembelajaran online dan tradisional dari sekolah saat ini:

  ONLINE TRADISIONAL
JARAK Tidak memiliki jarak, karena terhubung secara online. Memiliki jarak ke tempat pertemuan.
FLEKSIBILITAS Ya, dapat dilakukan kapanpun kita mau. Memiliki jam tertentu untuk melakukan pembelajaran
UP TO DATE Dapat melatih dan mengembangkan kemampuan menggunakan teknologi. Ketinggalan jaman karena meski melibatkan teknologi, namun tidak maksimal.
SIMPLISITAS Sangat simpel, hanya membutuhkan media seperti handphone atau laptop, dan internet. Kamu sudah dapat belajar
atau mengajar online.
Membutuhkan banyak peralatan, mulai dari tempat, tas untuk membawa alat tulis, seragam, dan masih banyak lagi.

Nah bagaimana menurut kalian? Tentunya perbandingan antara Sekolah Online dan Tradisional akan menimbulkan pro dan kontra untuk masing-masing sistem pembelajaran. Namun jika ditimbang-timbang, lebih banyak manfaat yang dimiliki oleh Sistem Pembelajaran Online lho.

Jika memang kebanyakan orang belum bisa menerima, hal itu bisa disebabkan belum terbiasa. Manusia bisa karena terbiasa, dan manusia juga makhluk yang dapat beradaptasi. Meski dalam beberapa hal membutuhkan solusi alternatif untuk beberapa masalah, jika tidak dapat beradaptasi.

Namun, jika kita belum mendapatkan solusi, ada baiknya memang kita masih menggunakan cara Tradisional untuk sistem pembelajaran, guna menjaga produktivitas dari setiap orang yang belum terbiasa, hingga akhirnya menemukan solusi untuk sistem pembelajaran yang lebih efektif, atau sudah terbiasa dengan sistem pembelajaran online.


Sekian dari kami, salam sehat selama pandemi Covid 19 ya!

Baca juga:

Tutorial Belajar Online Menggunakan Internet

Mulai Belajar Online Bersama Jawaban Online

Mari Berbagi dan Diskusi Di Forum Jawaban Online

Tips Tetap Produktif Saat Pandemi Covid-19

Simak informasi menarik lainnya hanya di Jawaban.Online!

Comments (0)
arrow